Ciri Ciri Bayi Lahir Kuning

Seringkali ketika bayi dilahirkan baik melalui proses normal ataupun melalui operasi cesar, bayi akan terlihat berwarna kuning kira-kira dua jam setelah menghirup udara segar. Warna kuning pada bayi yang baru dilahirkan atau disebut juga jaundice merupakan hal yang wajar terjadi dan biasanya hilang dengan sendirinya setelah bayi berusia dua minggu. Namun yang menjadi tidak wajar adalah apabila warna kuning pada bayi terlihat pada saat bayi dilahirkan atau ketika bayi sudah berusia dua minggu atau lebih. Kenali ciri-ciri bayi lahir kuning baik yang normal ataupun tidak normal agar bisa segera diambil tindakan medis segera.

Berikut ini ciri-ciri bayi lahir kuning yang normal sebagaimana diolah dari berbagai sumber terkemuka, yaitu:

  • Dua jam. Umumnya warna kuning yang timbul pada bayi terjadi pada kisaran waktu dua jam atau kurang pasca dilahirkan.
  • Tekan. Kulit bayi akan berwarna kuning atau kekuningan ketika ditekan. Warna kuning ini disebabkan oleh tingginya kadar billirubin yang beredar pada aliran darah.
  • Bola mata. Apabila diperhatikan dengan seksama, bola mata juga tampak berwarna kekuningan pada bagian putih mata.
  • Telapak. Kedua buah telapak baik telapak kaki ataupun telapak tangan akan berwarna kekuningan. Seharusnya kedua belah telapak kaki ataupun tangan akan berwarna merah muda atau sedikit kemerahan.
  • Feces. Kotoran atau feces bayi berwarna sedikit pucat. Biasanya dalam keadaan normal, warna feces pada bayi adalah putih karena konsumsi susu.
  • Dua minggu. Dalam kurun waktu dua minggu setelah dilahirkan, biasanya warna kuning pada bayi akan memudar dengan sendirinya dan berubah menjadi normal.

Sedangkan ciri-ciri bayi lahir kuning yang tidak normal adalah:

  • Langsung. Ketika dilahirkan, baik secara normal atau cesar warna bayi akan langsung berwarna kuning tanpa perlu menunggu waktu beberapa saat.
  • Demam. Keluhan demam mungkin akan terjadi pada keadaan bayi yang memiliki kadar billirubin yang terlalu tinggi ataupun bayi mengalami serangan infeksi oleh virus campak, rubella ataupun toksoplasma.
  • Loyo. Definisi loyo atau tidak bertenaga adalah bayi seperti tidak memiliki tenaga atau energi yang cukup untuk menghisap puting susu. Terjadinya bayi yang loyo ketika menghisap puting susu akan berimbas pada penurunan asupan ASI.
  • Hilang nafsu. Beberapa bayi akan kehilangan nafsu untuk mengkonsumsi ASI. Hilangnya nafsu konsumsi ASI ini disebabkan karena terjadi gangguan pada fungsi hati dalam memproses billirubin.
  • Perut keras. Kadangkala ketika perut bayi di tekan akan terasa sedikit keras. Perut bayi yang terasa agak keras ketika ditekan ini bisa saja dipicu oleh terjadinya pembengkakan pada hati ataupun ginjal dan bisa menjadi pertanda terjadinya gangguan pada haati atau pada kantung empedu.
  • Feces. Feces atau kotoran bayi akan berwarna hijau hingga kehitaman walaupun bayi sudah mengkonsumsi ASI. Timbulnya warna feces yang kehijauan hingga kehitaman ini bisa saja disebabkan terjadinya infeksi parasit.

Memang adakalanya orangtua akan merasa sedikit khawatir apabila ciri-ciri bayi lahir kuning sebagaimana disebutkan di atas terjadi pada bayinya, apalagi jika bayi yang baru saja dilahirkan masih merupakan anak pertama. Namun jangan khawatir, deteksi dini tentang bayi yang terlahir kuning baik bayi yang kuning normal ataupun tak normal di atas kiranya bisa dijadikan pertimbangan untuk melakukan tindakan yang tepat. Segera kunjungi dokter atau ahli medis terdekat apabila bayi kuning yang dialami merupakan gejala patologis. Semoga bermanfaat.

Speak Your Mind

*

Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterCheck Our Feed